21 Januari 2022

Ini 3 Cara Mengatasi dan Meredam Kepanikan

Ilustrasi panik. Ada sejumlah cara untuk mengatasi dan meredam kepanikan. (Foto: Pixabay)

TEPI IMAJI – Ada beberapa cara untuk mengatasi dan meredam kepanikan saat tiba-tiba menyerang dan mengganggumu.

Kepanikan bisa menyerang siapa saja dan di mana saja. Dampaknya dapat menyebabkan jantung berpacu lebih kencang, keringat dingin, pusing, hingga sulit bernapas.

Berdasarkan penjelasan dari Cleveland Clinic, kepanikan dapat dikendalikan bahkan dapat dihentikan.

Psikolog klinis Regina Josell, PsyD, menjelaskan tiga langkah untuk menenangkan diri dengan lebih cepat.

Berikut langkah-langkah menenangkan panik:

1.Siapkan Catatan Meredam Kepanikan

Kepanikan dapat menyebabkan kepala penuh dengan pikiran negatif, dan dampaknya,  kepanikan terus berlanjut.  Namun ternyata catatan berisi pikiran positif merupakan senjata ampuh untuk meredam dan mengatasi kepanikan.

“Tuliskan kata-kata penyemangat yang dapat Anda baca untuk diri sendiri selama serangan panik,” kata Dr Josell.

“Skrip Anda harus menjawab pikiran negatif. Jadi, jika Anda merasa akan pingsan, katakan pada diri sendiri bahwa Anda tidak akan pingsan. Jika Anda merasa seperti sedang sekarat, katakan pada diri sendiri bahwa Anda tidak akan mati karena serangan panik. Kata-kata yang Anda dengar sangat kuat, dan seiring waktu, itu menjadi kebenaran Anda.”

Idealnya, tulis naskah saat diri sedang merasa tenang. Selipkan di saku atau dompet atau ketik di catatan ponsel agar mudah diakses.

Baca juga: Cara Mudah Hapus Pengikut di Instagram tanpa Aplikasi Tambahan

Catatan yang ditulis membantu menangani serangan yang muncul, sekaligus mencegah munculnya kepanikan.

2.Ambil Nafas

Mengambil nafas dalam-dalam dapat memengaruhi kondisi mental. Selain itu, cona cari tempat yang tenang untuk duduk atau berbaring. Jika tidak bisa, bernapas dalam-dalam dapat bermanfaat di mana saja.

“Selama kepanikan, pernapasan menjadi lebih cepat, sinyal bahwa tubuh Anda dalam mode fight or flight,” kata Dr Josell.

“Napas cepat mengirimkan sinyal yang jelas bahwa Anda dalam bahaya, tetapi pernapasan lambat dan dalam membantu mematikan respons melawan-atau-lari.”

Letakkan satu tangan di perut dan satu tangan di dada. Kemudian tarik napas dalam-dalam secara perlahan melalui hidung, dan hembuskan melalui mulut. Bernapaslah dengan kecepatan yang terasa nyaman.

Ulangi selama beberapa menit atau sampai Anda merasa tenang.

3.Alihkan Perhatian Meredam Kepanikan

Jika panik yang menyerang terus dipikirkan, perasaan akan menjadi lebih buruk. Mengalihkan pikiran dan perhatian dapat membantu menenangkannya.

Pengalih perhatian harus sesuatu yang sederhana yang dapat dilakukan ketika merasa cemas.

Cobalah ide-ide ini:

– Hubungi seorang teman yang tahu bagaimana membuat Anda merasa lebih baik.

– Mendengarkan musik.

Baca juga: 6 Tips Saat Berkunjung Pertama Kali ke Rumah Pacar

– Pelihara anjing atau kucing Anda.

– Bayangkan diri Anda di tempat yang damai.

– Bernyanyi atau bersenandung.

– Jalan-jalan atau lari-lari.

– Pencegahan serangan panik: Pelajari pemicu Anda

Kepanikan bisa datang tiba-tiba, tetapi seringkali, ada pemicu spesifiknya. Jika pemicu kepanikan diketahui, mungkin dapat menghindari serangan panik di lain waktu.

Setelah kepanikan mereda, tidak ada salahnya kamu meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau dolan dan jajan sesuatu yang membuatmu lebih tenang.

error: Content is protected !!